Tuesday, May 11, 2010

Firefox 3.x – Preview Tab Browser Dalam Bentuk 3D

Firefox 3.x – Preview Tab Browser Dalam Bentuk 3D

by Ahmad Mujib | May 8th, 2010 | Categories: Berita TI
Feature Tabs sangat membantu pengguna dalam browsing di Internet. Namun, bila jumlah tab yang dibuka terlampau banyak, pengguna mungkin akan ke­bingu­ngan dengan setiap tab yang ada.
Tab lebih sedikit Add-on FoxTab, dapat membantu Anda berselancar dengan unik dan meminimalkan tab yang ditampilkan.
Tab lebih sedikit Add-on FoxTab, dapat membantu Anda berselancar dengan unik dan meminimalkan tab yang ditampilkan.

Tips
Add on FoxTab (https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/8879) memungkinkan pengguna browser Firefox untuk melihat website-website yang telah mereka buka pada tab dalam bentuk 3D. Untuk menggunakannya, download add-on tersebut, klik “Install now”, dan restart browser Firefox.
Untuk membuka FoxTab, klik icon yang baru saja terpasang di bagian Navigation bar. Anda juga dapat memanggil feature ini dengan menggunakan kombinasi shortcut [CTRL] + [Q]. Setelah dipanggil, tools ini akan menampilkan semua tab yang sedang Anda buka dalam bentuk 3D. Untuk melakukan navigasi dari tab-tab ini, Anda dapat menggunakan keyboard ataupun scroll mouse. Klik salah satu gambar tab untuk membuka tab dari halaman bersangkutan.
Tool FoxTab ini dapat menampilkan beberapa bentuk 3D, misalnya Coverflow yang biasa ditemukan di iTunes. Pada tampilan wall, setiap tab akan ditampilkan dalam bentuk icon preview berukuran besar. Patut diperhatikan, Anda perlu meng­install Adobe Flash Player terbaru agar dapat menggunakan add-on ini.

Google Chrome Baru, 30% Lebih Cepat

Google Chrome Baru, 30% Lebih Cepat
 
News Date : Kamis, 6 Mei 2010, 12:23 WIB
Pengguna kini bisa memasang setting preferensi browser mereka meski di PC yang berbeda.

News - Versi beta terbaru dari browser Chrome milik Google, selain mendukung sejumlah fitur HTML5 seperti geolocation, caching, dan fitur drag-and-drop, ternyata memiliki lompatan kinerja yang tinggi saat mengolah Javascript.

Selain itu, kini pengguna bisa memasang setting preferensi browser mereka meski menggunakan Chrome di komputer yang berbeda. Syaratnya, mereka masuk ke akun Google.

“Google Chrome 5.0.375.29, yang tersedia untuk Linux, Mac, dan Windows, memiliki kinerja 30 dan 35 persen lebih baik pada uji V8 dan SunSpider benchmark,” sebut Google, seperti dikutip dari PC Advisor, Kamis 6 Mei 2010.

Sebagai informasi, V8 benchmark merupakan perangkat penguji engine Javascript buatan Google. Sementara SunSpider dikembangkan oleh WebKit group Apple.

Seperti diketahui, Google mengembangkan browser Chrome karena perusahaan tersebut kecewa dengan performa browser yang ada ketika itu seperti Internet Explorer buatan Microsoft dan Firefox milik Mozilla. Kinerja browser tersebut tidak memuaskan khususnya di bidang aplikasi dan layanan web.

Sampai akhir April 2010, Chrome ada di posisi ketiga di sisi pangsa pasar dengan 6,7 persen. Angka ini di atas Apple Safari yang menguasai 4,7 persen. Meski demikian, menurut statistik NetApplications, raihannya masih jauh di bawah Internet Explorer dan Firefox yang masing-masing 59,9 persen serta 24,6 persen. (art)

Google Serius Garap Bisnis Media Sosial

Google Serius Garap Bisnis Media Sosial
 
 Selasa, 11 Mei 2010, 10:40 WIB
Upaya ini dilatarbelakangi visit terhadap situs Facebook sukses menyalip Google Maret lalu

Google Buzz (google.com)
news - Google berencana meningkatkan upaya pengembangan bisnis media sosialnya untuk bisa menyaingi kompetitor besar, termasuk Facebook dan Twitter.

Hal ini disinyalir karena visit (kunjungan) pada situs jejaring sosial terpopuler dan terbesar di dunia saat ini, yakni Facebook, telah melampaui visit raksasa mesin pencari asal Mountain View, California itu.

Seperti disiarkan VIVAnews sebelumnya, lembaga analis jejaring Experian Hitwise menyebutkan bahwa jumlah pengunjung Facebook jauh lebih banyak dari pengunjung Google hingga 13 Maret 2010.

Ini bukanlah upaya Google yang pertama kali. Sebelumnya, perusahaan yang berdiri sejak 1998 ini sudah meluncurkan dua produk social media, yaitu Buzz dan Orkut. Namun, hasilnya kurang memuaskan. Seperti diketahui, Facebook bersama Twitter menjadi dua pemimpin besar sementara ini.

Liz Gannes dari GigaOm telah berbincang-bincang dengan salah satu eksekutif Google terkait rencana mereka untuk meningkatkan kekuatannya di ranah jejaring sosial. "Google tahu bahwa mereka terlambat untuk mengembangkan media sosial, dan mereka mengakui hal itu," ujar Liz, seperti dikutip dari laman CNN, Selasa 11 Mei 2010.

Dia menjelaskan, dalam pandangan Google, secara konseptual, ada dua cara untuk mengatasinya. Pertama, membangun sesuatu yang inovatif dan baru di lingkungan jejaring sosial. Kedua, mengembangkan kemampuan media sosial mereka dan mengintegrasikannya ke dalam portofolio bisnis yang sudah ada.
"Alternatif lain, adanya kemungkinan Google membeli sebuah situs jejaring sosial yang sudah ada, lalu mengembangkannya," ucap Gannes. (art)

RamaBux.com

Iklan BloggerBesatu.com

Iklan BloggerBersatu.com

PTC Bisnis Internet

Jayaclix.com

Get Paypal

Daftar ke PayPal dan mulai terima pembayaran kartu kredit secara instan.

Popular Posts